Ajarkan Demokrasi Sejak Dini, KPU Sukoharjo Sambangi TK Karangmojo

KPUSKH-Pagi itu  kegiatan murid-murid TK Karangmojo 2 Weru lain dari biasanya. Tampak orangtua menemani, di luar kebiasaan sehari-hari. Beberapa guru menyiapkan meja menjadi satu baris berbentuk u untuk mengambar anak-anak. Pagi itu (4/12) murid-murid menerima kedatangan tim sosialisasi KPU Sukoharjo.

“Gambar siapa ini teman-teman? “

“Jokowi” seru anak-anak .

“Tidak tahu,” jawab lainnya.

Komosioner KPU Sukoharjo, Suci Handayani dan Syakbani Eko Raharjo  menyampaikan pengenalan demokrasi, nasionalisme sejak dini  kepada pra pemilih seperti usia SD, SMP, SMA bahkan TK. Menanamkan cinta tanah air dan bangsa, keberagaman negara Indonesia bisa dimulai dengan mengenalkan Presiden dan Wakil Presiden, beragam suku bangsa , tetangga sekitar yang berbeda.

Melakukan pendidikan demokrasi sejak dini menjadi komitmen kami bersama, seperti hari ini kami berada di tengah-tengah adik-adik TK Karangmojo 2 Kecamatan Weru. Mengucapkan 5 sila Pancasila, bernyanyi lagu Garuda Pancasila dan mewarnai gambar presiden dan wakil presiden, sesederhana itu sesuai dengan usia anak-anak antara 3-5 tahun, Tutur Suci.

“Kami beruntung, pengurus yayasan, perangkat desa, pengawas TK, orangtua adik-adik TK ini juga ikut datang, sehingga kami sekalian bisa memberikan sosialisasi tentang Rumah Pintar Pemilu ‘Rumah Demokrasi’ KPU Sukoharjo yang bisa dimanfaatkan sebagai tujuan outing class atau kegiatan warga lainnya.” Tambahnya lagi.

Suci juga menjelaskan kepada pengurus Yayasan, perangkat desa, orangtua murid bahwa Rumah Pintar Pemilu (RPP) Kpu Sukoharjo merupakan pemanfaatan ruang untuk melakukan seluruh program-aktifitas project edukasi masyarakat. RPP penting untuk menjawab kebutuhan pemilih dan masyarakat umum akan hadirnya sebuah sarana untuk melakukan edukasi nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan. RPP diharapkan dapat membentuk generasi bangsa yang mampu menerjemahkan nilai demokrasi sesuai khittahnya. Generasi inilah yang selain dapat menjadi pemilih cerdas, juga dapat menjadi pemimpin yang berkualitas dan melahirkan kebijakan yang memihak pada tujuan kesejahteraan masyarakat.

Materi edukasi yang disajikan dalam RPP antaralain sarana untuk memperkenalkan, memahamkan, menanamkan kesadaran dan menginspirasi masyarakat terhadap pentingnya nilai nilai demokrasi. Sarana itu berupa sejarah, proses kepemiluan, dan simulasi proses pemilihan. Rumah demokrasi juga menjadi wadah bagi komunitas pegiat pemilu dalam melahirkan gagasan pembaruan dan perbaikan proses politik dan demokrasi.

“Mudah-mudahan RPP bisa menjadi alternative kegiatan sekolah seperti auting class,” harap Suci mengakhiri pembicaraan. (SH)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.