Paguyuban Difabel  Dukung Keberadaan Rumah Pintar Pemilu

KPUSKH-Suasana santai dan diselingi candaan mewarnai Sosialisasi Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Sukoharjo  saat bertemu dengan  kelompok difabel (different people ability )SEHATI.  Ketua Paguyuban Sehati, Edy Supriyanto beserta 10 pengurus lainnya seperti biasanya menerima rombongan tim sosialisasi KPU Sukoharjo dengan keramahan.

Paguyuban difabel Sehati menjadi salah satu sasaran sosialisasi keberadaan RPP yang tanggal 24 Januari 2020 nanti genap berusia 3 tahun.  Sehati merupakan organisasi sosial masyarakat yang berdiri sejak tahun 1997  dan selama ini banyak melakukan advokasi dan pelopor keberadaan  Desa Inklusi di Sukoharjo. Desa inklusi sendiri dimaksudkan untuk mendorong desa dalam  melaksanakan pembangunan juga  mengakomodasi kebhinekaan, memberi layanan dan ruang yang aksesibel, memberi ruang partisipasi aktif sesuai kebutuhan dan kapasitas dalam pembangunan berdasarkan keragaman secara aman, dan perlindungan yang sama secara berkesinambungan. Tidak mengesampingkan disabilitas.

 

“Sehati selama ini terus mendorong disabilitas berpartisipasi dalam banyak hal salah satunya saat Pemilu 2019 kemarin. Paguyuban ini salah satu elemen penting di Sukoharjo,” tutur Suci , komisoner KPU  Sukoharjo.

RPP menjadi ajang pendidikan politik bagi semua elemen masyarakat tanpa kecuali, sehingga kami berharap ini menjadi perhatian terutama bagi teman-teman Sehati, lanjutnya lagi membeberkan tujuan didirikan RPP.

Edy menyambut baik sosialisasi KPU dan ia antusias untuk mengajak difabel di Sukoharjo memanfaatkan RPP sebagai wadah Pendidikan kepemiluan.

“Tentunya kami menyambut baik keberadaan RPP. Kami akan memanfaatkan keberadaan RPP untuk diskusi dan belajar demokrasi,” ujar Edy. Ia juga berencana  mengajak anggota paguyuban Sehati untuk berkunjung.

 

RPP KPU Sukoharjo saat ini sedang dalam tahap penataan  dan melengkapi materi-materi terutama yang terkait dengan Pemilu 2019 kemarin. Awal November di targetkan RPP sudah siap menerima kunjungan tamu, beber Suci, selesai pertemuan di kantor Sehati , Gayam Sukoharjo, Jumat (18/10).

Budi Sulistyo, Kasubag Tehnis dan Humpus KPU Sukoharjo terpisah menjelaskan bahwa sosialisasi Rumah Pintar Pemilu menyasar berbagai elemen masyarakat antara lain paguyuban difabel, PDM Muhamadiyah, PCNU, persatuan gereja,  sekolah-sekolah dan masih banyak lagi.

“Sosialisasi dilakukan lebih luas untuk menjangkau lebih banyak masyarakat berkunjung ke RPP.”tandasnya. Sampai saat ini sudah lebih dari 500 orang mengunjungi RPP dan KPU mentargetkan lebih banyak lagi sehingga Pendidikan politik bisa semakin banyak menjangkau masyarakat.

(SH)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.