Pemilos  Ajarkan Siswa  SMA 3 Belajar Demokrasi

KPUSKH-Laiknya pemilihan pada umumnya, pelajar SMA 3 Sukoharjo mengelar Pemilihan Umum Ketua OSIS (Pemilos) untuk memilih ketua dan wakil ketua OSIS tahun 2019-2020. Pemilos di laksanakan  dengan beberapa tahapan seperti pencalonan, kampanye, dan pemungutan dan penghitungan  suara yang jatuh pada hari ini Rabu (2/10/2019) di Aula SMA 3 Sukoharjo. Pemilos diikuti 3 orang calon ketua OSIS  dan 2 orang calon wakil ketua.

Pemungutan suara di mulai tepat pukul 08.30 yang diawali dengan pengambilan sumpah janji panitia penyelenggara atau semacam petugas KPPS dalam Pemilu. Semua murid sejumlah 1080 menjadi pemilih yang mengunakan  hak pilihnya  secara bergantian perkelas. Satu persatu pemilih yang sudah datang menunggu panggilan dipanggil satu persatu untuk menerima surat suara yang berukuran setengah kertas folio. Kemudian panitia mengarahkan pemilih untuk mencoblos surat suara , memasukkan ke kotak suara dan mencelupkan jari pada tinta sebagai tanda sudah mengunakan hak pilihnya dan diakhiri dengan membubuhkan tandatangan daftar hadir.

 

Jauh sebelum pemungutan dan penghitungan suara, masing-masing kandidat melakukan kampanye dari kelas ke kelas. Road show ini juga bertujuan untuk membeberkan visi misi dan sekaligus mensosialisasikan program-program jika terpilih menjadi ketua OSIS. Selain kampanye lewat kelas, semua kandidat juga diberikan kesempatan untuk mensosialisasikan program-programnya secara umum saat upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila kemarin.

Menariknya, panitia Pemilos  juga mengelar debat terbuka yang diselenggarakan sehari jelang pemungutan dan penghitungan suara. Dalam kegiatan debat ini semua kandidat diberikan kesempatan memaparkan visi dan misi serta menjawab pertanyaan panelis yang terdiri dari 4 orang. Anggota KPU Sukoharjo, Suci  Handayani didaulat menjadi salah satu panelis.

“Kami memberikan apresiasi kepada pembina OSIS SMA 3 dan panitia Pemilos yang hari ini sudah memberikan Pendidikan politik yang baik bagi lingkungan sekolah. Pemilos  sebagai salah satu bentuk demokrasi di sekolah layak di teruskan. Dengan Pemilos ini terutama siswa yang belum pernah mengunakan hak pilihnya dalam Pemilu akan mendapatkan gambaran tentang Pemilu. “ tutur Suci .

Apalagi tanggal 23 September 2020 di Sukoharjo ada Pilkada serentak untuk Pemilihan Bupati Wakil Bupati, diharapkan partisipasi siswa yang tanggal tersebut sudah mempunyai hak pilih, tambahnya.(SH)

 

 

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.