Ahli Waris Penyelenggara Pemilu Adhoc Terima Santunan

KPUSKH- Ahli waris penyelenggara Pemilu 2019 Kabupaten Sukoharjo yang meninggal dunia telah menerima santunan dari KPU RI. Santunan tersebut diberikan kepada 3 orang penyelenggara yang meninggal pada saat menjalankan tugas sebagai KPPS dan Linmas.

 

“KPU RI telah memberikan santunan kepada ahli waris penyelenggara Pemilu ad hoc yang meninggal dunia pada bulan Juli dan Agustus 2019 lalu.” Ujar Suci Handayani, anggota KPU divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Sukoharjo, baru-baru ini.

Berdasarkan data dari KPU Sukoharjo, jumlah penyelenggara yang meninggal ada 4 orang terdiri dari 2 petugas Kelompok Penyelenggara  Pemungutan Suara (KPPS) dan 2 orang Linmas. Sementara penyelenggara adhoc yang  sakit ada 18 orang.  Suci menyampaikan hingga saat ini 3 orang yang meninggal sudah mendapatkan santunan, tetapi 1 orang belum dapat dipastikan dapat menerima santunan  karena pelaporannya sudah melebihi tengat waktu yang ditentukan KPU RI.

KPU Kabupaten/kota  tidak  memberikan uang santunan kepada ahli waris karena semua uang santunan langsung cair ke rekening ahli waris. "Uang santunan dikirimkan langsung lewat rekening ahli waris , tidak melalui KPU Kabupaten Sukoharjo, kata Suci. Ia menjelaskan bahwa masing-masing ahli waris menerima uang  sejumlah @36 juta. Tetapi ada ahli waris di  beberapa kabupaten/kota yang menerima uang santunan secara simbolik dari KPU RI.

“Santunan tidak bisa mengantikan duka dan kehilangan keluarga almarhum, tetapi kami berharap bisa sedikit meringankan beban keluarga,” tambah Suci mengakhiri pembicaraan. (SH)

(foto hanya sebagai ilustrasi pemberian santunan)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.