Kilas Balik Pilkada 2020, Dua Paslon Berlaga Pada Pilkada Sukoharjo 2020

KPUSKH-Pada Pilkada Sukoharjo 2020 terdapat 2 bacalon yang diusung gabungan partai politik (parpol). Pencalonan Bakal Pasangan Calon yang diusulkan dari Parpol/Gabungan Parpol berdasarkan pasal 4 Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2020,  harus memenuhi syarat sebagaiberikut:

  • Partai Politik atau Gabungan Partai Politik yang memperoleh paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
  • 25% (dua puluh lima persen) dari akumulasi perolehan suara sah dalam Pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah terakhir di Kab Sukoharjo (ketentuan tersebut hanya berlaku bagi Partai Politik yang memperoleh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah pada Pemilu Anggota DPRD terakhir di Sukoharjo)
  • Syarat pencalonan = jumlah kursi DPRD hasil Pemilu Anggota DPRD terakhir di daerah yang bersangkutan x 20% (dua puluh persen);
  • Syarat pencalonan = jumlah seluruh suara sah hasil Pemilu Anggota DPRD Terakhir di daerah yang bersangkutan x 25% (dua puluh lima persen)

 

Syarat Pencalonan untuk Pilbup Sukoharjo 2020 :

45 kursi x 20% = 9 (sembilan) kursi atau 526.701 x 25% = 131.676 (seratus tiga puluh satu ribu enam ratus tujuh puluh enam) suara sah.

 

Berdasarkan PKPU No 1 Tahun 2020 Warga Negara Indonesia dapat menjadi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

b.setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;

c. berpendidikan paling rendah sekolah lanjutan tingkat atas atau sederajat;

d.berusia paling rendah 30 (tiga puluh) tahun untuk Calon Gubernur dan Wakil Gubernur dan 25 (dua puluh lima) tahun untuk Calon Bupati dan Wakil Bupati atau Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota terhitung sejak penetapan Pasangan Calon;

e.mampu secara jasmani, rohani dan bebas penyalahgunaan narkotika berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan menyeluruh dari tim dokter yang terdiri dari dokter, ahli psikologi dan Badan Narkotika Nasional (BNN);

f.tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih, kecuali terhadap terpidana yang melakukan tindak pidana kealpaan atau tindak pidana politik dalam pengertian suatu perbuatan yang dinyatakan sebagai tindak pidana dalam hukum positif hanya karena pelakunya mempunyai pandangan politik yang berbeda dengan rezim yang sedang berkuasa;

f1.        bagi terpidana yang tidak menjalani pidana di dalam penjara meliputi:

1)         terpidana karena kealpaan; atau

2)         terpidana karena alasan politik; wajib secara jujur atau terbuka mengemukakan kepada publik

g.bagi Mantan Terpidana yang telah selesai menjalani masa pemidanaannya wajib secara jujur atau terbuka mengemukakan kepada publik;

g1.       bukan sebagai pelaku kejahatan yang berulangulang;

h.         bukan Mantan Terpidana bandar narkoba atau bukan Mantan Terpidana kejahatan seksual terhadap anak;

i.          tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan            hukum tetap;

j.          tidak pernah melakukan perbuatan tercela;

k.menyerahkan daftar kekayaan pribadi kepada instansi yang berwenang memeriksa laporan harta kekayaan penyelenggara negara;

l.tidak sedang memiliki tanggungan utang secara perseorangan dan/atau secara badan hukum yang menjadi tanggung jawabnya yang merugikan keuangan negara;

m.tidak sedang dinyatakan pailit berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap;

n.         memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak dan memiliki laporan pajak pribadi;

o. belum pernah menjabat sebagai Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, atau Wali Kota atau Wakil Wali Kota selama 2 (dua) kali masa jabatan dalam jabatan yang sama untuk Calon Gubernur atau Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati atau Calon WakilBupati dan/atau Calon Wali Kotaatau Calon Wakil Wali Kota, dengan ketentuan:

1.         penghitungan 2 (dua) kali masa jabatan dihitung berdasarkan jumlah pelantikan dalam jabatan yang sama, yaitu masa jabatan pertama selama 5 (lima) tahun penuh dan masa jabatan kedua paling singkat selama 2 ½ (dua setengah) tahun, dan sebaliknya;

2.         jabatan yang sama sebagaimana dimaksud pada angka 1, adalah jabatan Gubernur dengan Gubernur, jabatan Wakil Gubernur dengan Wakil Gubernur, jabatan Bupati/Wali Kota dengan Bupati/Wali Kota, dan jabatan Wakil Bupati/Wali Kota dengan Wakil Bupati/ Wali Kota;

3.         2 (dua) kali masa jabatan dalam jabatan yang sama, meliputi:

a)         telah 2 (dua) kali berturut-turut dalam jabatan yang sama;

b)         telah 2 (dua) kali dalam jabatan yang sama tidak berturut-turut; atau

c)         2 (dua) kali dalam jabatan yang sama di daerah yang sama atau di daerah yang berbeda;

4.         perhitungan 5 (lima) tahun masa jabatan atau 2 ½ (dua setengah) tahun masa jabatan sebagaimana dimaksud pada angka 1, dihitung sejak tanggal pelantikan sampai dengan akhir masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur, atau Bupati dan Wakil Bupati atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang bersangkutan.

 

Terdapat 2 pasangan calon yang diusung partai politik yaitu pasangan no urut 1  yakni  Hj. Etik Suryani, S.E., M.M. dan Drs. H. Agus Santosa yang diusung PDIP, Golkar, Nasdem dan Demokrat. Pasangan no urut  2  yaitu  Joko Santosa, S.Pd, M.M. dan H. Wiwaha Aji Santosa, S.Pd diusung Partai Gerindra, PKS, PAN dan PKB. 

 

Visi dan Misi Pasangan Calon Nomor Urut 1 :

VISI :Mewujudkan Masyarakat Sukoharjo Yang Lebih Makmur.

MISI:

1.         Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui percepatan reformasi birokrasi;

2.         Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas;

3.         Memperkuat perekonomian rakyat yang berdaya saing tinggi;

4.         Memperkuat pembangunan infrastruktur berwawasan lingkungan;

5.         Meningkatkan kualitas kehidupan sosial dan keagamaan.

 

Visi dan Misi Pasangan Calon Nomor Urut 2:

VISI: Mewujudkan Masyarakat Sukoharjo Yang Mandiri, Sejahtera dan Bahagia.

MISI:

1.         Kemandirian Pemerintahan dalam proses mengelola, merencanakan, dan menjalankan sistem pemerintahan yang berkualitas, professional, mudah, terbuka, jujur dan amanah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat;

2.         Kemandirian  Berpikiri  Masyarakat  melalui  peningkatan  Kualitas  Intelektual, Emosional dan Spritual Masyarakat yang sadar akan perkembangan Ilmu pengetahuan dan  teknologi  sehingga  menjadi   masyarakat  yang  produktif,  kreatif  dan  mampu bersaing dilevel nasional ataupun intemasional;

3.         Mewujudkan masyarakat Sukoharjo yang Sejahtera dalam pemenuhan kebutuhan dasar dan peningkatan Pendapatan masyarakat melalui pendampingan, pembinaan dan pelatihan dalam menciptakan wirausahawan yang sukses secara sistematis dan terukur;

4.         Menciptakan Masyarakat yang Sejahtera dengan menciptakan lingkungan yang bersih, masyarakat yang sehat, yang siap bekerja sama dan sama kerja, serta bahu-membahu membantu sesama.  Sehingga dapat mengurangi disparitas social.

5.         Mewujudkan   masyarakat   yang   Bahagia   melalui   pembangunan   infrastruktur   dan utilitas   daerah  yang  merata,  kerjasama   ekonomi,  dan  memelihara   keamanan   dan ketertiban   umum,   dan  mewujudkan    Sukoharjo   sebagai   daerah   yang  ramah   dan nyaman.(SH)

 

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.