KPU Sukoharjo Dapatkan Vaksin Covid-19 Tahap Pertama, Setelah Vaksin Jadi Lapar..

KPUSKH-Sampai saat ini pandemi virus Corona belum juga berakhir. Pemerintah terus berihtiyar menekan kasus yang terus bertambah, salah satunya dengan pemberian vaksin Covid-19 untuk semua warga secara bertahap. Pemberian vaksin ini merupakan solusi yang dianggap paling tepat untuk mengurangi jumlah kasus Covid-19. Bertujuan untuk untuk membuat sistem kekebalan tubuh seseorang mampu mengenali dan dengan cepat melawan bakteri atau virus penyebab infeksi. Menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Meskipun tidak 100% bisa melindungi seseorang dari infeksi virus Corona, vaksin ini dapat memperkecil kemungkinan terjadinya gejala yang berat dan komplikasi akibat Covid-19.

Sebagai ihtiyar menjaga kesehatan dan menghindari tertularnya Covid-19 serta mensukseskan program pemerintah, KPU Sukoharjo mengikuti vaksin Covid-19. Senin (7/6/21) KPU Sukoharjo mendapatkan kesempatan untuk menerima vaksin Covid-19 di RSUD Sukoharjo.  Tentu kesempatan ini disambut dengan baik dengan harapan untuk mengurangi jumlah kasus Covid-19,  tetap terjaga kesehatan dan lebih maximal dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat pemilih.

“Vaksin merupakan ihtiyar kami untuk menjaga imunitas serta mencegah tertularnya Covid-19, tentunya kami berharap akan lebih optimal dalam melayani masyarakat,” ujar Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda. Apalagi saat ini masih pandemic dan kami persiapan untuk pemilihan tahun 2024, tambahnya lagi.

Sekretaris KPU Sukoharjo, Suhadi menjelaskan  jika  hampir semua staf mengikuti vaksin tahap pertama ini, ada yang tidak hadir karena sedang sakit dan tidak direkomendasikan untuk mengikuti vaksin.

“ Secara umum semua staf kita intruksikan untuk mengikuti vaksin, hari ini ada yang tidak bisa karena sudah mendapatkan vaksin  dari kabupaten /kota asal dan ada yang sakit yang memang tidak diperkenankan menunggu sembuh terlebih dahulu.” Tuturnya.

Pelaksanaan vaksin tahap pertama berjalan dengan lancar dan  sampai  masa observasi berlangsung bahkan sampai hari berikutnya tidak ada keluhan berarti dari staf.

Makruf, salah satu staf mengaku merasa lebih lapar setelah mendapatkan vaksin. “Ya, rasanya jadi lapar setelah vaksin, yang lain tidak ada keluhan,” ujarnya sambil tertawa. Senada dengan Makruf, staf lainnya Ngadiman merasakan hal yang sama.

Lain dengan Dimas, petugas keamanan yang merasakan pegal-pegal justru bukan di hari mendapatkan vaksin tetapi sehari sesudahnya. “ Setelah vaksin malah tidak merasakan apa-apa, tetapi sehari berikutnya merasa lebih pegal-pegal.”katanya.

 Sejauh ini efek vaksinisasi masih tergolong ringan seperti lebih lapar dan pegal,  tidak ada informasi efek dari vaksin lainnya seperti deman, pusing dan lainnya.(SH)

 

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.