Menuju Pemilu 2024, Parpol Agar  Mempersiapkan Persyaratan Dalam  Pendaftaran dan Verifikasi

KPUSKH-Pendaftaran partai politik sesuai lampiran konsinyering pada bulan Juni 2022, ujar anggota KPU Sukoharjo Divisi Tehnis Syakbani Eko Raharjo dalam bincang Jagongan Demokrasi #4 dengan tema  ‘Persiapan verifikasi parpol dalam tahapan pemilu 2024’.

Hal itu sebagaimana hasil hasil  konsinyering KPURI  bersama Komisi 2 DPRRI, Kemendagri, Bawaslu dan DKPP beberapa waktu lalu.  Narasi konsinyering yang disampaikan bahwa tahapan dimulai 25 bulan sebelum pelaksanaan, yaitu bulan Januari 2022. dimulai dengan penyusunan program dan anggaran, penyusunan pkpu, pengembangan IT, sosialisasi, pendaftaran dan verifikasi parpol dan seterusnya.

Terkait dengan  alur persiapan tahapan verifikasi parpol dalam pemilu 2024, Bani panggilan akrabnya, menjelaskan bahwa jika sudah terbit PKPU tentang tahapan, KPU Sukoharjo akan menindaklanjuti regulasi tersebut. Dalam tahapan verifikasi partai politik, KPU Sukoharjo akan membuat SOP atau Juknis, membentuk helpdesk, berkoordinasi dengan partai politik.

Untuk persyaratan sebagai peserta Pemilu 2024, jika mengacu pada  UU no 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Parpol harus memenuhi syarat untuk menjadi peserta Pemilu Serentak 2014. syarat tentang kepengurusan, keanggotaan, keterwakilan perempuan dan kantor parpol.  Kepengurusan harus memenuhi di seluruhi provinsi, sekurang-kurangnya  75% kabupaten/ kota di provinsi, dan 50% pengurus tingkat kecamatan di tiap-tiap kabupaten/ kota . Keanggotaan paling sedikit 1000 anggota atau seper 1000 di tiap-tiap kabupaten/kota. Keterwakilan perempuan dalam kepengurusan sekurang-kurangnya 30%. dan memiliki kantor partai politik hingga tahapan Pemilu selesai. Termasuk juga SK KemenkumHAM, rekening parpol dan salinan AD/ART Parpol.

Ya, untuk persyaratan kita masih mengacu pada UU 7 Tahun 2017,tambahnya. Untuk pendaftaran dan verifikasi mengunakan Sistim Informasi Partai Politik (SIPOL).

“KPU sebagai penyelenggara pemilu akan melakukan sosialisasi kepada parpol mengenai pendaftaran dan verifikasi parpol serta tatacara pengunaan Sipol sebelum pendaftaran parpol calon peserta Pemilu. “jelas Bani.

Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) merupakan seperangkat sistem dan teknologi informasi yang dirancang dan dikembangkan KPU  untuk mendukung kerja Partai Politik dan Penyelenggara Pemilu dalam melakukan pendaftaran, Penelitian Administrasi dan Verifikasi Faktual terhadap pemenuhan persyaratan Partai Politik menjadi peserta Pemilu

“Partai Politik untuk mempersiapkan persyaratan dalam pendaftaran dan  verifikasi. Hasil verifikasi administrasi dan faktual akan menentukan kepesertaan Partai Politik dalam Pemilu Serentak 2024,” harap Bani.

 

Narasumber dari Partai Gerindra sekaligus wakil ketua DPRD Kabupaten Sukoharjo Eko Sapto Nugroho mengatakan jika partainya sudah melakukan persiapan sejak awal  begitu ada informasi tidak ada revisi UU. ” Setelah diputuskan tidak ada revisi UU, sejak detik itu start sudah dimulai untuk  persiapan  2024.”ujarnya.  Ia menyakini tidak hanya Gerindra saja tetapi juga partai poltik lainnya melakukan persiapan yang sama.

Untuk  persyaratan pendaftaran dan verifikasi parpol menurutnya juga  tidak ada kendala, bahkan ia menilai jika pendaftaran mengunakan Sipol memudahkan parpol.

“Pengalaman Pemilu 2019 justru keberadaan Sipol membantu memudahkan, apa yang dikerjakan (verifikasi internal)kami  dengan Sipol  itu nyambung.” Sambung sekretaris Gerindra Sukoharjo ini.

Secara umum dalam persiapan Pemilihan tahun 2024 ia berharap  semua elemen masyarakat mengesampingkan ego dan ambisi pribadi untuk bersatu padu agar bisa keluar dari pandemi sehingga pemilihan berlangsung lancar, sukses.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini dalam kondisi pandemi yang tidak menguntungkan semua pihak dan ini menjadi tangungjawab semua pihak sehingga perlu bersatu padu. “Masyarakat  perlu cooling down biar tidak baperan. Karena terbelahnya masyarakat menjadi 2 kutub akan sangat menganggu,” katanya. Untuk itu menjadi tanggungjawab  parpol dan pemerintah untuk  menyampaikan informasi ke masyarakat secara gamblang sehingga masyarakat bisa memutuskan pilihannya, pungkasnya.

Jagongan Demokrasi #4 disiarkan secara live FB KPU Sukoharjo dan relay radio RSPD/TOP FM Sukoharjo, Selasa (13/7/2021) jam 10.00 WIB.(SH)

 

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.