Pilkada Sukoharjo 2020 dan  Calon Perseorangan

KPUSKH-Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo Tahun 2020 pada tanggal 9 Desember 2020 dilakukan secara serentak, terdapat 270 daerah yang melaksanakan yaitu 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota. Di Jawa Tengah ada 21 kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada serentak, salah satunya Sukoharjo.

Pemilihan dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 baru pertama kali terjadi dan ini menjadi sejarah  karena penyelenggaraan berbeda dari pemilihan yang selama ini dilaksanakan.

Tahapan dilaksanakan mulai 1 Oktober 2019 dengan penandatangan NPHD yang dilanjutkan dengan tahapan lainnya. Sejak dinyatakan pandemi Covid-19 pilkada di tunda dan dilanjutkan kembali pada 15 Juni 2020. Terdapat 2 tahapan yaitu tahapan persiapan seperti masa kerja badan ad hoc pemilihan, pembentukan PPDP, pendaftaran pemantau pemilihan dan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih. Tahapan penyelenggaraan meliputi  pemantauan persyaratan dukungan bakal paslon perseorangan, pendaftaran dan penetapan Paslon, Sengketa TUN, pelaksanaan kampanye, pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi suara serta Penetapan Paslon terpilih.

 

Dalam penyelenggaraan pilkada lanjutan ini  didukung 60 PPK, 501 PPS, 12.525 KPPS dan 3.550 petugas trantib. Penetapan DPT pada 16 Oktober 2020 sebesar 660.486 ( L=326.627, P= 333.860) turun 9.059 dari DPT pada Pemilu 2019 (669.546).  Jumlah TPS ditetapkan 1.775 .

Terdapat Bacalon dari perseorangan  yang mendaftarkan diri tetapi tidak memenuhi persyaratan, sebagaimana persyaratan calon perseorangan adalah jumlah minimal dukungan sebanyak 50.216 dukungan yang tersebar paling sedikit di 7 kecamatan dan dilampiri data serta fotokopi KTP. Merujuk Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo Nomor 94/PP.03.1-KPT/3311/KPU-Kab/XI/2019 tentang Perubahan Atas Keputusan KPU perihal Pedoman Teknis Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020, bakal paslon perseorangan wajib menyerahkan persyaratan dukungan sebanyak 50.216 pendukung tersebar di minimal tujuh kecamatan.

 Bakal pasangan calon   Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sukoharjo Tahun 2020 jalur perseorangan  yakni  Suhadi Hadi Suwito dan Dwi Yuni Kristiyanawati (HAYUN)  diusung  oleh Tikus Pithi.  Terkait dukungan yang disampaikan oleh Bakal Pasangan Calon dari Suhadi Hadi Suwito dan Dwi Yuni Kristiyanawati sejumlah 5.297 yang offline maupun online.

 

Sementara untuk pencalonan Bakal Pasangan Calon yang diusulkan dari Parpol/Gabungan Parpol berdasarkan pasal 4 Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2020,  harus memenuhi syarat :

  • Partai Politik atau Gabungan Partai Politik yang memperoleh paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
  • 25% (dua puluh lima persen) dari akumulasi perolehan suara sah dalam Pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah terakhir di Kab Sukoharjo (ketentuan tersebut hanya berlaku bagi Partai Politik yang memperoleh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah pada Pemilu Anggota DPRD terakhir di Sukoharjo)
  • Syarat pencalonan = jumlah kursi DPRD hasil Pemilu Anggota DPRD terakhir di daerah yang bersangkutan x 20% (dua puluh persen);
  • Syarat pencalonan = jumlah seluruh suara sah hasil Pemilu Anggota DPRD Terakhir di daerah yang bersangkutan x 25% (dua puluh lima persen)

 

Syarat Pencalonan untuk Pilbup Sukoharjo 2020 :

45 kursi x 20% = 9 (sembilan) kursi atau 526.701 x 25% = 131.676 (seratus tiga puluh satu ribu enam ratus tujuh puluh enam) suara sah.

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.